Malu berarti merasa sangat tidak enak hati karena berbuat sesuatu yang kurang baik, kurang benar, berbeda dengan kebiasaan, memiliki cacat dan kekurangan, dan sebagainya. Rasa malu dapat terjadi di mana saja. Malu malu mengisahkan dua insan yang sebenarnya saling menaruh rasa, namun masih diliputi perasaan sungkan dan canggung untuk mengungkapkan perasaan tersebut secara terbuka.
Terdapat dua jenis malu, yaitu malu yang bersifat positif dan malu yang bersifat negatif. Rasa malu seperti inilah yang dipuji dalam ajaran islam karena membawa dampak positif bagi perilaku dan akhlak seseorang. Sebaliknya, jika ada rasa malu yang justru menghalangi.
Rasa malu adalah perasaan tidak nyaman, gugup, atau canggung yang muncul ketika seseorang merasa dirinya diperhatikan, dinilai, atau melakukan sesuatu yang dianggap kurang tepat. [5] menurut calr schneider dalam buku shame, exposure,. Malu yang bersifat positif umumnya terjadi ketika seseorang merasa malu karena melakukan kesalahan atau. Malu melanggar aturan, malu jika perbuatannya merugikan orang lain, atau mendatangkan keburukan bagi dirinya.
Itulah pentingnya rasa malu di dalam islam sekaligus ulasan yang lengkap mengenai pengertian malu dalam islam. Sangat penting bagi kita untuk memupuk dan menghiasi diri. [1] malu dapat muncul pada diri seseorang terkait dengan psikologi, teologi, filosofi, dan sosiologi.